Liverpool Siap Menyambut Benfica di Anfield Dengan Penuh Percaya Diri

Sebuah gol telat dari Luis Diaz menyakinkan Liverpool untuk mencapai empat besar Liga Champions setelah menang dengan skor 1-3 atas Benfica di leg pertama perempat final mereka di Estadio da Luz Lisbon, Selasa. Gol awal dari Ibrahima Konate dan Sadio Mane membuat Liverpool memegang kendali penuh pada babak pertama, tetapi Benfica memanfaatkan kecerobohan Konate di babak kedua dengan Darwin Nunez membalaskan satu gol untuk memberikan secercah cahaya terang ke pertandingan. Sebaliknya, dengan tiga menit tersisa, Diaz memanfaatkan umpan terobosan dari Naby Keita untuk mengembalikan keunggulan dua gol Liverpool menuju leg kedua pekan depan di Anfield.

Untuk tim Liverpool yang akan menghadapi pertandingan penting dengan pemimpin Liga Premier, Manchester City. Bukan untuk pertama kalinya, dua full-back Liverpool menjadi kunci untuk mencetak gol. Pertama, pada menit ke-17, Andy Robertson memberikan tendangan sudut yang tepat dan Konate melompat tertinggi untuk melakukan sundulan dan dari jarak enam yard untuk gol pertama bek tengah Liverpool itu.

Kemudian hanya beberapa menit kemudian, Trent Alexander-Arnold memanfaatkan umpan Benfica di lini tengah untuk mensuplai bola diagonal yang menakjubkan melewati bagian atas pertahanan Benfica. Lalu, Diaz berhasil menyundulnya dan memberi Mane tugas sederhana untuk mengeksekusi ke gawang.

Dengan gol ke-22 Liga Champions untuk Liverpool, Mane melampaui rekor legenda The Reds Steven Gerrard, menempatkannya di belakang Mohamed Salah di kompetisi utama Eropa. Pada babak pertama tampaknya hanya masalah waktu sebelum Klopp mulai mengistirahatkan beberapa pemain kuncinya menjelang pertandingan liga hari Minggu di Etihad.

Benfica, bagaimanapun punya ide lain. Kurang dari lima menit setelah restart, Nunez menunjukkan mengapa dia menjadi perhatian beberapa klub top Eropa saat dia mencetak gol ke-20 dalam 20 pertandingan terakhirnya di semua kompetisi setelah Konate gagal memotong umpan silang Rafa Silva. Kekhawatiran Klopp terlihat ketika memilih untuk melakukan tiga pergantian pemain, memasukkan Jordan Henderson, Diogo Jota dan Roberto Firmino.

Didorong oleh penonton tuan rumah yang bangkit kembali, Benfica terus mengancam untuk menyamakan kedudukan. Tapi kualitas Liverpool yang lebih besar bersinar melalui Diaz setelah pindah dari Porto terus membuktikan dirinya sebagai tambahan pertengahan musim yang luar biasa dan memberi Liverpool awal yang ideal untuk minggu yang besar.


Berita Bola Terupdate Lainnya